Download Aplikasi Endeus

Inspirasi masak tiap hari

Install

Memasak santan itu tricky, sebab bila pecah maka akan berpengaruh terhadap rasa masakan.

Kita pasti udah nggak asing lagi dengan bahan masak yang bernama santan. Santan didapat dari hasil pengepresan parutan daging kelapa. Murni menggunakan kelapa tanpa adanya penambahan air.

Santan sering digunakan untuk membuat beraneka ragam masakan Indonesia, terutama gulai kepala kakap . Namun, beberapa orang menganggap bahwa mengonsumsi santan kebanyakan nggak baik untuk kesehatan tubuh. Sebenarnya, selama kita mengkonsumsinya dalam batas wajar maka nggak apa-apa karena santan sendiri kaya akan nutrisi.

Perlu kita ketahui bahwa memasak santan cukup tricky . Sebab, bila santan sudah “pecah” maka akan merusak rasa dari masakan. Teksturnya akan berubah menggumpal yang dapat membuat bumbu dan santan tidak bisa menyatu dengan sempurna.

Hingga kini permasalahan santan pecah masih sering terjadi. Bisa saja karena keteledoran dalam memasak. Bahkan ada yang tidak menyadari selama prosesnya bahwa santan sudah pecah.

Maka dari itu mari kita pahami dulu tentang cara mencegah santan pecah dengan tips-tips di bawah ini.

1. Pakai api kecil

Saat memasak dengan menggunakan santan, hindari menggunakan api besar. Jika apinya besar maka akan cepat mendidih sehingga bisa membuat santan tidak bisa menyatu dengan bahan lainnya. Bila santannya pecah tentu akan memengaruhi penampilan dari masakan tersebut.

2. Aduk secara konsisten

Poin yang satu ini kerap dilupakan ketika sedang memasak. Jangan samakan dengan masakan bahan lainnya yang bisa diaduk sesekali hingga matang. Pengolahan masakan santan sangat berbeda.

Setelah semua bahan mulai dimasak di atas kompor maka kita harus mengaduknya secara konsisten. Hal ini tentunya untuk mencegah terjadinya santan pecah. Santan harus diaduk secara terus menerus agar rasanya mudah tercampur dengan bahan lainnya secara merata.

3. Dahulukan santan encer

Terkadang kita membutuhkan lebih dari satu jenis santan. Jika kita menggunakan santan encer dan santan kental maka dahulukan santan encer. Masak bersamaan dengan bumbu lainnya dan aduk terus hingga mendidih. Barulah pada tahap akhir masak masukkan santan kental dengan tetap menerapkan poin satu dan dua di atas.

Kita juga bisa menambahkan sedikit tepung beras ke dalam santan kental. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir agar santan tidak pecah. Campurkannya sebelum dituang ke masakan ya dan tetap aduk secara merata.

4. Gunakan santan bubuk

Ini solusi mudahnya. Bila kita nggak mau santan pada masakan pecah, maka gunakan saja santan bubuk. Santan instan ini lebih praktis dan minim pecah atau menggumpal. Alasannya, di dalam santan bubuk terdapat kandungan bahan yang bisa menjadi penstabil untuk membuat santan agar nggak mudah pecah saat dimasak.

Harganya juga jauh lebih murah, dan juga lebih tahan lama dibandingkan dengan santan murni. Kamu tinggal menuangkan saja ke masakan.

Home
Pencarian
Profil
Lainnya