Mau menikmati 10 sajian sate enak tanpa harus berpindah-pindah tempat? Di Restoran Harum Manis kita bisa menemukannya dalam satu menu aja

Udah kenal belum sama restoran yang satu ini? Harum Manis adalah salah satu restoran yang menyajikan berbagai menu makanan Indonesia. Bukan hanya dari menu yang disajikan, melainkan juga dengan interiornya yang Indonesia banget.

Saya berkesempatan mengobrol bersama Executive Chef Harum Manis, Chef Beni Iskabul untuk bertanya-tanya mengenai konsep makanan di restoran yang bertempat di Apartemen Pavilion, Jalan. K.H. Mas Mansyur No.Kav 24 ini.

“Konsep kuliner di Harum Manis adalah masakan Jawa ningrat, dengan (memiliki rasa dominan) rasa gurih, manis, dan sedikit pedas. Menu-menunya juga menu Jawa, meskipun ada juga makanan Padang, Bali, Sunda, tetapi hampir mayoritas dari Jawa Tengah; Surakarta dan Yogyakarta,” kata Beni.

https://kurio-img.kurioapps.com/19/07/30/12b80118-a0df-4eb8-9a2e-f1d43b507eb6.jpg

Sedangkan untuk konsep interiornya masih senada dengan makanan yang ditawarkannya, rumah Jawa Ningrat. Bisa dilihat juga interiornya pakai kawung, ruangannya pun ada pendopo, sengka, sengki, bale-bale, gandok yang merupakan tempat penyimpanan barang-barang pusaka pada saat jaman raja-raja, dan lain sebagainya.

Sekarang kita akan membahas mengenai sate satu meter yang merupakan sajian khas dari Harum Manis. Adalah 30 tusuk sate dari berbagai macam sate dari Nusantara.

“Waktu awal restoran ini buka, saya ditantang untuk memikirkan kuliner yang Indonesia banget, tapi bukan sate padang, rendang, mpek-mpek, nasi liwet, juga nggak meninggalkan Indonesianya. Akhirnya saya mencoba berbagai macam sate dan mempresentasikannya.”

“Tapi saya nggak mau begitu aja, saya mau tampilannya yang bisa membuat orang tercengang begitu melihatnya. Di Jalan Kebayoran, saya lihat ada orang yang menjual bambu besar-besar. Saya terpikirkan bagaimana kalo satenya ditempatkan di bambu, apakah menarik?”

Akhirnya chef yang udah 10 tahun membangun Harum Manis ini kembali ke dapur, memotong bambunya sesuai dengan ukuran meja di sana yang berukuran 1,2m. Jadilah bambu tersebut menjadi 1m panjangnya.

“Jadilah ini menu sate satu meter. Awalnya terdapat 15 jenis sate dengan masing-masing sate ada dua tusuk. Tapi sekarang menjadi 10 jenis sate dengan masing-masing tiga tusuk sate, karena ada beberapa jenis sate yang nggak disukai tamu akhirnya kita take out ,” ujar Chef berusia 56 tahun tersebut.

Ke-10 jenis sate yang disajikan dalam menu "sate satu meter tersebut adalah sate ayam wong jowo, sate ayam mbok ayu, sate lilit, sate padang, sate pentul, sate iga wagyu, sate daging wagyu, sate sotong, sate udang, dan sate vegetarian (tempe dan tahu).

“Semua satenya disajikan dengan bumbu kacang, kecap, sambal matah, dan acar,” kata chef kelahiran Pacitan ini.

Untuk merasakan sate satu meter ini, bisa ditebus dengan harga Rp 678.000++. Satu porsinya ini bisa dinikmati untuk 4 - 6pax yang akan disajikan juga dengan satu pitcher bir Bintang. Jadi bagi yang mau coba berbagai macam sate dalam satu menu, bisa langsung datang ke restoran ini.

Home
Pencarian
Profil
Lainnya

Login

Silahkan Login untuk menyimpan resep-resep kesukaan Anda.