Download Aplikasi Endeus

Inspirasi masak tiap hari

Install

Beberapa hari ini ramai mengenai virus corona. Konsennya adalah akibat yang ditimbulkan oleh virus ini cukup mengerikan.

Virus Corona merupakan virus yang berasal dari hewan liar yang dijual di pasar. Dikatakan virus yang mulai merebak di Wuhan, China, ini diduga berasal dari hewan kelelawar.

Disinyalir virus Corona menyebar dari pasar tradisional di Wuhan. Karena di pasar ini dijual berbagai macam hewan-hewan liar yang ilegal. Virus ini merupakan virus zoonosis atau virus hewan yang ditularkan ke manusia. Bisa terjadi karena adanya hewan mati dan hidup berada di tempat yang sama bersama manusia.

Sudah banyak beredar video-video orang yang terkena virus ini di media sosial atau di WhatsApp Group. Mengerikan? Memang. Virus ini menyerang pernafasan seperti yang diberitakan oleh Kompas .

Virus ini mirip dengan Server Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang heboh di tahun 2002 - 2003 lalu. Masyarakat juga cukup dihebohkan oleh pemberitaan mengenai penyebaran virus tersebut.

Virus dengan nama lain 2019-nCoV seperti dikutip dari CnbcIndonesia , memiliki efek nggak lebih dari SARS. Gejalanya mirip dengan flu biasa. Ada pun gejala lain yang ditimbulkan adalah pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan demam. Namun bagi yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah, virus ini bisa mengakibatkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius seperti pneumonia dan bronkitis.

Meski virus ini telah menyebar ke negara-negara lain, Di Indonesia masih belum ada pengumuman resmi mengenai masuknya virus ini ke Indonesia. Ada beberapa rumah sakit di Indonesia yang menangani kasus yang serupa dengan tanda-tanda Corona, tapi beberapa dinyatakan negatif dan beberapa lainnya masih menunggu hasil lab. Namun sayangnya beredar pesan berantai yang mengatakan virus ini dapat menular melalui ponsel, pakaian, hingga makanan.

Hal ini langsung dibantah oleh Kemenkes yang diwakili oleh Anung Sugihantono, selaku Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, ia mengatakan bahwa menggunakan pakaian yang diimpor langsung dari China nggak akan membuat kita tertular virus Corona.

Selain pakaian, makanan pun yang didatangkan langsung dari Negeri Tirai Bambu tersebut sempat dikatakan olehnya nggak bisa menularkan virus ini. “Tidak ada ceritanya makanan dan pakaian dapat menularkan virus itu,” ujarnya pada saat jumpa pers di Kementerian Kesehatan pada Senin (27) lalu. Dengan begitu masyarakat nggak perlu khawatir akan tertular virus Corona melewati makanan.

Untuk menghindari paparan virus ini, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker yang tepat dengan cara yang tepat. Yang mana, cara penggunaannya bisa dilihat di video ini . Selain itu menjaga kebersihan tangan dan makanan juga perlu diperhatikan.

Sementara ini Pemerintah Indonesia masih terus berupaya untuk mencegah virus yang ramai dibicarakan tersebut agar nggak masuk ke negara kita. Berbagai alat deteksi udah dipasang di berbagai bandar udara dan tempat lainnya untuk memastikan virus ini nggak masuk ke wilayah kita.

Home
Pencarian
Profil
Lainnya