Daging kalkun memang kurang dikenal jika dibandingkan dengan daging ayam di Indonesia. Tapi nggak ada salahnya untuk tau manfaat mengonsumsinya.

Meski di Indonesia daging kalkun masih kalah populer dengan daging ayam, tapi ternyata ada banyak manfaatnya jika mengonsumsi daging yang satu ini.

Kalkun sendiri adalah termasuk dalam jenis unggas seperti ayam. Banyak yang salah mengira kalau kalkun berasal dari (negara) Turki karena dalam Bahasa Inggris, kalkun adalah turkey.

Sebenarnya unggas yang satu ini berasal dari Meksiko dan Amerika Utara, kemudian dibawa oleh orang Spanyol ke Eropa. Tapi orang Inggris salah mengira kalau burung besar ini dari Turki. Sejak saat itu mulai dipanggil turkey untuk kalkun.

Jika di luar negeri khususnya di Amerika Serikat, daging kalkun nggak kalah terkenal dari daging ayam. Bisa dilihat pada perayaan thanksgiving , daging kalkun seakan menjadi kulier wajib. Lalu, apa manfaatnya ketika dikonsumsi?

Tekstur daging kalkun mirip dengan ayam, tapi bisa dibilang dagingnya lebih lezat dan lebih juicy . Makanya harga kalkun lebih mahal dari daging ayam.

Mengonsumsi daging hewan yang memiliki ukuran lebih besar dibanding ayam, bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Protein yang terkandung di dalamnya kaya akan niacin , vitamin B6, dan tryptothan asam amino. Protein dan asam amino yang terkandung di dalamnya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Daging kalkun juga memiliki kandungan mineral yang cukup banyak. Dengan banyaknya mineral, bisa membantu menghindari tubuh dari berbagai macam penyakit.

Selain itu bagi kita yang sedang berusaha untuk menurunkan berat badan, mengonsumsi daging kalkun bisa sangat membantu. Karena meski bobotnya lebih besar dari ayam biasa, kandungan lemaknya jauh lebih sedikit dari ayam. Jadi bagus banget sebagai pilihan menu diet kita.

Sedangkan lemak yang terdapat di daging kalkun merupakan lemak tak jenuh. Dengan begitu mengonsumsinya bisa mencegah kita dari terkena kolesterol dan juga serangan jantung. Tetapi memang ketika ingin mengonsumsinya disarankan memilih daging kalkun putih karena memiliki kandungan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan daging kalkun kulit gelap.

Bagi penderita diabetes bagus banget untuk mengonsumsi daging kalkun. Karena dagingnya bisa membantu tingkat insulin di dalam tubuh loh.

Terakhir, makan daging kalkun ternyata bisa menyebabkan kantuk. Triptofan dan asam amino yang terkandung berguna untuk membuat serotonin dan neurotransmiter di otak yang membantu mengatur tidur.

Jadi bisa dibilang ketika makan daging kalkun bisa-bisa membuat kantuk karena hal tersebut. Ngomong-ngomong ada yang udah pernah coba makan kalkun?

Home
Pencarian
Profil
Lainnya

Login

Silahkan Login untuk menyimpan resep-resep kesukaan Anda.