Kembang tahu mungkin saja menjadi bahan makanan yang kurang familiar di telinga, namun kembang tahu memiliki rasa gurih. Pernah mencoba?

Pernahkah ENDEUSiast mendengar mengenai kembang tahu? Kembang sendiri diambil dari bahasa Jawa yang berarti bunga. Loh , tahu ada bunganya? Kembang tahu sendiri adalah endapan hasil rebusan kedelai. Endapan inilah yang nantinya akan muncul di permukaan air dan memiliki bentuk tipis seperti kertas yang akan dikeringkan dan dikemas.

Bentuk kembang tahu yang tipis ini biasanya dimanfaatkan untuk hidangan martabak, capcay, hingga dimsum. Namun, memilih dan mengolah kembang tahu ternyata tidaklah mudah. Yuk , kita kenali dahulu si kembang tahu ini.

1/ Memilih Kembang Tahu yang Baik

Mungkin ENDEUSiast beranggapan bahwa si kembang tahu ini memiliki jenis yang beragam. Kembang tahu dijual dalam bentuk kemasan siap masak. Untuk mendapatkan kembang tahu yang terjamin kuaitasnya, pilihlah kembang tahu dengan kemasan rapat dan tersegel. Jangan lupa perhatikan tanggal kadaluarsa yang tertera pada kemasan. Tapi, sebelum memilih dan membeli kembang tahu yang dijual, yuk kenali dahulu jenis kembang tahu yang dijual di pasaran.

Gohyong

Gohyong adalah kembang tahu dengan warna pucat. Kembang tahu Gohyong sangat tipis, sehingga mudah sekali untuk dibentuk. Dengan bentuk lembaran yang lentur, kulit tahu bisa langsung digunakan tanpa bantuan rendaman air terlebih dahulu.

Kembang tahu tebal

Kembang tahu tebal memiliki bentuk lembaran yang tebal. Untuk kulit kembang tahu yang tebal, ENDEUSiast bisa memilih kulit tahu kuning yang tawar atau kecoklatan yang manis. Tergantung kebutuhan. Sayangnya, kembang tahu tebal memiliki tekstur yang rapuh dan kering, sehingga ENDEUSiast harus berhati-hati mengolahnya agar si kembang tahu tidak pecah.

Kembang tahu batangan

Kembang tahu batangan yang berbentuk persegi panjang kecil dengan warna kekuningan dan kering. Selanjutnya ada kembang tahu simpul yang berbentuk seperti namanya dengan tekstur kering berwarna pucat.

2/ Trik Cerdas Mengolah Kembang Tahu

Kembang tahu sendiri umumnya diolah sebagai pembungkus makanan, ditumis, dikukus, hingga menjadi campuran rebusan. Sebelum diolah menjadi masakan seperti kimlo dan resep laninya , kembang tahu harus disiapkan terlebih dahulu dengan direndam air. Rendam kembang tahu dengan air biasa hingga tekstur kembang tahu menjadi lentur.

Merendam kulit tahu sebaiknya jangan terlalu lama, karena jika terlalu lama kembang tahu akan berubah menjadi lembek bahkan hancur. Setelah mendapatkan tekstur yang diinginkan, maka segera tiriskan kembang tahu dan olah sesuai kebutuhanmu. Potonglah sesuai selera atau gunakan sebagai pembungkus makanan.

Walaupun kembang tahu terbuat dari endapan rebusan kedelai, nyatanya kembang tahu memiliki nilai gizi baik bagi tubuh. Kembang tahu memiliki kendungan protein yang tinggi dengan lemak yang rendah.

Home
Pencarian
Profil
Lainnya

Login

Silahkan Login untuk menyimpan resep-resep kesukaan Anda.