Nasi awalnya bukan makanan pokok Indonesia. Tapi sekarang nasi selalu menjadi pilihan teratas ketika menyantap makanan.

Nasi memang telah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia sudah sejak lama. Tapi tau nggak sejarahnya mengapa nasi bisa menjadi begitu populer di Indonesia? Mari kita bahas selengkapnya di artikel ini.

Dikutip dari Kompas.com, negara Indonesia menjadi konsumen beras tertinggi di dunia dengan sekitar 114kg per kapita per tahun. Padahal nasi yang asal mula dari beras ini bukanlah berasal dari Indonesia loh.

Semua orang di Indonesia mengonsumsi nasi. Baik dari kalangan bawah sampai kalangan atas sekalipun semua doyan dengan nasi. Nasi dikombinasikan dengan berbagai lauk dan sayur merupakan sajian yang sehari-hari kita santap.

Seperti yang diberitakan oleh Okezone.com, bangsa pertama yang makan nasi adalah bangsa China. Penyebaran beras pertama kali dilakukan oleh bangsa China di Asia; Asia Selatan, Asia Tenggara, dan negara-negara lainnya.

Hal ini bisa dibuktikan ketika datang ke luar negeri, kita pasti bisa menemukan nasi di daerah Pecinan ( China town) di kota setempat. Pecinan sendiri merupakan tempat andalan untuk bisa menemukan nasi.

Awalnya masyarakat Indonesia melakukan berburu untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Sedangkan bercocok tanam bukanlah menjadi kebiasaan pada saat itu. Bahkan belum familiar di tengah-tengah masyarakat.

Masyarakat dikenalkan dengan keterampilan bercocok tanam oleh bangsa Austronesia yang datang ke Nusantara. Setelah mengenal pertanian dan bercocok tanam, sagu menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia sebelum berubah menjadi beras dan nasi.

Setelah dikenalkan di Indonesia, beras menjadi salah satu tanaman yang populer. Karena Indonesia juga sebagai negara agraris dengan banyaknya lahan pertanian dan juga hasil panen yang melimpah, terlihat dari banyaknya tanaman padi di berbagai daerah.

Karena alasan di atas pula, petani padi di sini jauh lebih banyak dibandingkan dengan petani gandum. Udah sejak dulu nasi sangat akrab dengan masyarakat Indonesia, bahkan sampai ada yang beranggapan “belum kenyang kalo belum makan nasi.”

Pernah mencoba sarapan hanya dengan makan roti seperti orang-orang di negara Barat? Atau makan siang dengan salad ? Bisa dijamin bagi kita yang terbiasa mengonsumsi nasi, pasti merasa kurang kenyang. Lalu dalam beberapa jam ke depan akan merasa lapar kembali.

Nasi mengandung indeks glikemik yang tinggi. Adalah nilai yang menggambarkan seberapa cepat karbohidrat diolah menjadi glukosa. Nah karena makanan yang mengandung glikemik ini yang membuat tubuh merasa ketagihan.

Makanya banyak yang merasa kurang mantap kalo belom makan nasi. Sampai sekarang masyarakat susah untuk meninggalkan nasi sebagai makanan pokoknya.

Home
Pencarian
Profil
Lainnya

Login

Silahkan Login untuk menyimpan resep-resep kesukaan Anda.