Salah satu sajian Imlek yang sarat dengan pesan-pesan kebaikan

"

Legit dan manis, kue keranjang memang menjadi salah satu simbol wajib di acara perayaan Imlek. Walaupun berbahan dasar sederhana, siapa sangka kue keranjang menyimpan berbagai makna yang menarik disimak. Ini dia di antaranya:

1/ Prose pemasakan yang lama melambangkan sifat kesabaran dan keteguhan hati yang sebaiknya dimiliki oleh umat manusia.

2/ Kue keranjang berbentuk bundar menyerupai silinder juga punya makna tersendiri. Bentuk bundar dengan tekstur lengket, melambangkan persatuan satu sama lain.

3/ Menyusun kue keranjang tinggi ke atas menyerupai pagoda (dari besar mengerucut kecil ke atas) dengan tambahan kue mangkuk merah di pucuk menara, dimaksudkan sebagai lambang kemakmuran yang semakin meningkat dan agar doa-doa segera sampai ke Dewa.

4/ .Seiring dengan cita rasa kue yang manis dan legit, kue keranjang juga di harapankan agar kehidupan di tahun berikutnya dapat berjalan dengan manis.

5/ Kue keranjang juga digunakan sebagai alat menutup mulut Dewa Tungku (Cau Kun Kong) yang mempunyai tugas mengawasi kegiatan dapur. Menuju Imlek, Dewa Tungku pun naik ke Surga untuk memberikan laporan. Agar Dewa Tungku menceritakan hal yang manis-manis kepada Raja Surga (Giok Hong Siang Te), maka dihadirkanlah kue keranjang ini dalam perayaan Imlek.

6/ Masyarakat Tionghoa sangat menghindari angka 4, karena memiliki bunyi ’ shi ’ (mati/sial). Karenanya, pantang untuk menyajikan kue ini dalam 4 susun.

"

Login

Silahkan Login untuk menyimpan resep-resep kesukaan Anda.